XL Gandeng Mitra Kembangkan Bisnis Baru

01 Jan 1970

oleh Agustinus Beo Da Costa/Kontan.co.id

Jakarta, ABIM (4/5) – PT XL Axiata Tbk (EXCL) berniat menambah kegiatan usaha. Bisnis baru ini akan menunjang kegiatan bisnis telekomunikasi EXCL.

Presiden Direktur XL Axiata, Hasnul Suhaimi mengatakan, EXCL akan masuk ke bisnis informasi teknologi seperti mobile cloud (M-Cloud) dan sejenisnya.

Dia mengatakan, bisnis ini untuk meningkatkan layanan bagi pasar ritel. M-Cloud ini adalah kombinasi cloud computing dan jaringan telepon seluler yang bisa menyimpan data di jaringan internet.

Namun, Hasnul belum bisa membuka nilai investasi EXCL. Dia hanya menyatakan, nilai investasi pengembangan layanan M-Cloud ini kecil saja. Sebab, EXCL akan menggandeng mitra strategis, sebuah perusahaan nasional yang menyediakan teknologi ini, PT Alita Praya Mitra dan perusahaan asal Jepang, Nippon Equipment Corporation, di proyek ini. “Nanti sistemnya revenue share,” ujar dia, Kamis (4/4).

General Manager Cloud and Machine to Machine Technology Strategic Bussiness & Innovation EXCL, Arkav Juliandri menjelaskan, sistem revenue share lebih menguntungkan sehingga penyedia jasa bisa turut menanggung risiko. “Persentase pembagian revenue belum bisa saya ungkapkan,” jelas Arkav.

Menurut Hasnul, layanan M-Cloud sudah mulai berjalan sebelumnya. Di tahap pertama, yaitu mobile storage yang dapat diunduh pengguna XL yang memakai telepon seluler Android. Tahap kedua, EXCL segera meluncurkan layanan mobile storage bagi pelanggan XL yang memakai BlackBerry.

Layanan ini akan dinikmati pada Mei 2013. “Pengguna BlackBerry dapat menikmati fasilitas penyimpanan data sebesar 2 gigabyte secara cuma-cuma,” terang dia.

EXCL juga berencana meluncurkan XL Personal Mobile Cloud yang bisa sinkron antar perangkat dan nomor kontak. Layanan ini akan meluncur Agustus tahun ini. Arkav berharap, pengembangan bisnis ini menambah satu juta pelanggan setahun.

Analis AM Capital, Akhmad Nurcahyadi menilai, bisnis baru ini belum berdampak signifikan terhadap bisnis EXCL. “Butuh bertahun-tahun untuk bisa memberi kontribusi,” kata dia.

Kemarin, harga EXCL turun 0,88% ke Rp 5.650 per saham.


Created at 05 May 2013